PURWAKARTA – Mahasiswa Program Studi Sistem Telekomunikasi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Purwakarta melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di SDIT Cendekia Purwakarta pada tanggal 15 dan 22 Oktober 2025. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini berfokus pada pengenalan konsep Computational Thinking serta praktik teknologi digital menggunakan Scratch dan robot berbasis Arduino kepada siswa kelas 5.
Program ini dirancang untuk membantu siswa memahami cara berpikir terstruktur dalam menyelesaikan masalah, sekaligus memberikan pengalaman langsung dalam membuat dan menjalankan instruksi sederhana.
Melalui platform Scratch, siswa belajar menyusun blok kode untuk membuat animasi sederhana serta permainan kecil. Pendekatan visual ini membuat mereka lebih mudah memahami alur logika tanpa harus menuliskan kode secara manual.
"Scratch sangat cocok untuk anak-anak karena menggunakan blok-blok visual yang mudah dipahami. Mereka bisa langsung melihat hasil karyanya bergerak di layar," ujar salah satu mahasiswa pendamping, Riko Saputra.
Selama sesi pembelajaran, siswa terlihat antusias menyusun blok kode untuk membuat karakter bergerak, berbicara, dan berinteraksi. Beberapa siswa bahkan sudah berhasil membuat game sederhana seperti menangkap bola dan labirin.
Selain perangkat lunak, siswa juga dikenalkan pada penerapan pemrograman pada perangkat fisik melalui demonstrasi mobil robot Obstacle Avoiding Car. Robot berbasis Arduino ini mampu bergerak secara mandiri dan menghindari rintangan menggunakan sensor.
Pada sesi demonstrasi, siswa mempelajari komponen utama seperti motor, sensor jarak, serta logika yang mengatur gerakan robot. Mereka juga berkesempatan melakukan observasi langsung di kelas.
"Wah keren banget robotnya bisa jalan sendiri! Saya jadi pengen belajar bikin robot juga," ucap salah satu siswa, Farhan, dengan antusias.
Kegiatan ini disambut baik oleh pihak sekolah. Kepala SDIT Cendekia Purwakarta, Andri Purwanugraha, M.Pd., mengapresiasi program ini karena dinilai mampu memberikan pemahaman teknologi yang relevan bagi siswa sejak dini, sekaligus menekankan pentingnya pendampingan orang dewasa dalam penggunaannya.
"Saya memandang kegiatan ini sebuah hal positif di era digital sekarang, karena teknologi adalah pengetahuan yang memang harus diketahui oleh anak didik sejak dini. Namun tetap perlu adanya bimbingan dari orang dewasa, baik guru maupun orang tua, agar anak-anak tetap terarah," ujarnya.
Andri menambahkan bahwa pihak sekolah berharap kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan secara berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak siswa dari kelas lainnya.
Respons siswa selama kegiatan pun sangat positif. Mereka terlihat antusias, banyak bertanya, dan bersemangat mencoba menyusun kode Scratch secara mandiri. Rasa penasaran mereka terhadap cara kerja robot membuat sesi pembelajaran terasa hidup dan interaktif.
"Saya senang bisa belajar coding. Tadinya saya pikir coding itu susah, ternyata asyik juga," kata Siti, salah satu siswi kelas 5 SDIT Cendekia.
Kegiatan ini juga sejalan dengan kondisi pembelajaran di kelas 5 yang baru memasuki masa pasca-penilaian sekolah, seperti ANBK. Kehadiran mahasiswa UPI Purwakarta memberikan dukungan nyata terhadap pembelajaran teknologi yang menyenangkan, mudah dipahami, dan relevan bagi anak-anak.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa UPI Purwakarta berharap dapat memberikan kontribusi berkelanjutan dalam memperluas literasi digital di tingkat sekolah dasar, sekaligus membangun kolaborasi antara kampus dan sekolah dalam mengembangkan pembelajaran teknologi yang berdampak.
"Kami berharap program ini bisa terus berlanjut dan tidak hanya di SDIT Cendekia saja, tapi juga di sekolah-sekolah lain di Purwakarta," ungkap Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Ahmad Fauzi, M.Kom.
Ke depan, tim mahasiswa UPI Purwakarta berencana untuk mengembangkan modul pembelajaran yang lebih terstruktur dan melibatkan lebih banyak praktik langsung, sehingga siswa bisa lebih memahami aplikasi teknologi dalam kehidupan sehari-hari.
Program pengabdian masyarakat seperti ini membuktikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam bidang teknologi dan literasi digital di era modern ini.

Program yang sangat bagus! Anak saya jadi lebih tertarik belajar teknologi. Terima kasih mahasiswa UPI!

Literasi digital memang penting dimulai sejak dini. Salut untuk UPI Purwakarta yang peduli dengan pendidikan teknologi.

Sebagai guru, saya sangat terbantu dengan adanya program ini. Siswa jadi lebih semangat belajar.

Semoga program seperti ini bisa dilaksanakan di sekolah-sekolah lain juga. Anak-anak zaman sekarang harus melek teknologi.
Jl. Merdeka No. 123, Jakarta Pusat, Indonesia 10110
+62 21 1234 5678
© 2026 Indonesia Daily. Portal Berita Terpercaya Indonesia. All Rights Reserved.