CIANJUR, PERHUTANI (05/01/2026) | Memasuki penghujung tahun 2025 yang diwarnai cuaca ekstrem, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cianjur bersinergi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur serta Pemerintah Desa (Pemdes) Cidadap menggelar sosialisasi kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi, Jumat (02/01), bertempat di Aula Kantor Desa Cidadap.
Kegiatan tersebut dihadiri Plt. Wakil Administratur KPH Cianjur Arto Sunardi beserta jajaran, Danru Polhutmob Supriadi bersama anggota, Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Campaka Baban Sobandi beserta jajaran, Analis Kebencanaan BPBD Kabupaten Cianjur Wawan Setiawan beserta tim, Kepala Desa Cidadap Budiman beserta jajaran, Babinsa Warung Bitung Suparman, serta masyarakat sekitar.
Wakil Administratur KPH Cianjur Arto Sunardi menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga fungsi hutan sebagai penyangga kehidupan dan benteng alami dari bencana alam.
“Melalui mitigasi partisipatif, kami mengajak masyarakat Desa Cidadap menjadi garda terdepan dalam memberikan informasi awal apabila ditemukan retakan tanah atau potensi longsor. Hutan yang terjaga adalah jaminan keselamatan warga di wilayah bawahnya,†ujarnya.
Sementara itu, Analis Kebencanaan BPBD Kabupaten Cianjur Wawan Setiawan mengingatkan bahwa kesiapsiagaan harus dimulai dari unit terkecil, yakni keluarga dan desa, mengingat topografi wilayah Cianjur yang berbukit dan rawan longsor serta banjir bandang.
Kepala Desa Cidadap Budiman menyambut baik kolaborasi lintas sektoral tersebut dan menegaskan komitmen Pemdes Cidadap dalam memperketat pengawasan pemanfaatan lahan di wilayah lereng demi keselamatan masyarakat.

Sosialisasi seperti ini sangat dibutuhkan warga di daerah rawan longsor.

Semoga masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga hutan.

Kolaborasi Perhutani dan BPBD ini patut dicontoh.
Jl. Merdeka No. 123, Jakarta Pusat, Indonesia 10110
+62 21 1234 5678
© 2026 Indonesia Daily. Portal Berita Terpercaya Indonesia. All Rights Reserved.