TASIKMALAYA, PERHUTANI (07/01/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tasikmalaya terus memperkuat pengelolaan hutan produksi melalui pengembangan Kebun Pangkas Pinus Bocor Getah di wilayah kerja Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sukaraja, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Singaparna.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (06/01) berlokasi di petak 1C dengan luas areal 0,37 hektare. Pengembangan kebun pangkas ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas tanaman sekaligus mengoptimalkan produksi getah pinus secara berkelanjutan.
Selain itu, kebun pangkas ini juga difungsikan sebagai pengembangan bibit unggul guna mendukung keberhasilan dan kesinambungan produksi getah pinus di masa mendatang.
Dalam pelaksanaannya, Perhutani melibatkan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Taruna Jaya Desa Tarunajaya, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya sebagai mitra kerja di lapangan, sebagai wujud kolaborasi strategis antara Perhutani dan masyarakat desa hutan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Administratur/KSKPH Tasikmalaya Rodiana Rahman, Kepala Sub Seksi Pembinaan Hutan Heny S, Kepala Sub Seksi Hukum, Kepatuhan, Agraria dan Komunikasi Perusahaan (HKAKP) Salim, Kepala Urusan Pelaporan, jajaran RPH Sukaraja, anggota Polisi Kehutanan Mobile, serta perwakilan LMDH Taruna Jaya.
Wakil Administratur/KSKPH Tasikmalaya Rodiana Rahman menyampaikan bahwa pengembangan kebun pangkas ini merupakan langkah strategis dalam mendukung peningkatan produktivitas getah pinus.
“Kebun Pangkas Pinus Bocor Getah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas tanaman sekaligus menjadi sumber bibit unggul yang mendukung keberhasilan produksi getah pinus di masa mendatang,†ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Taruna Jaya, Aep Saepul, menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh program Perhutani.
“Kami siap bersinergi dan berperan aktif dalam pengelolaan kebun pangkas ini agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa hutan dengan tetap menjaga kelestarian hutan,†ujarnya.
Melalui pengembangan Kebun Pangkas Pinus Bocor Getah di RPH Sukaraja BKPH Singaparna, Perhutani berharap produktivitas getah pinus dapat meningkat secara optimal sekaligus memastikan keberlanjutan usaha kehutanan yang memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan ekologis secara berimbang.

Program kebun pangkas ini sangat bagus untuk menjaga kualitas getah pinus.

Kolaborasi dengan LMDH semoga terus berkelanjutan dan berdampak positif.
Jl. Merdeka No. 123, Jakarta Pusat, Indonesia 10110
+62 21 1234 5678
© 2026 Indonesia Daily. Portal Berita Terpercaya Indonesia. All Rights Reserved.